Hi teman teman yg tercinta. Apa khabar semuanya. Sebagai waria, sering sekali mendapatkan ejekan dan perkataan yang menyerang waria karena orientasi sexual dan identitas gendernya. Banyak lho masyarakat
yang menganggap bahwa menjadi waria itu adalah penyimpangan orientasi
sexual dan menular serta termasuk dalam kategori tidak "normal". Dan hal
yg sangat disayangkan adalah teman teman waria kebanyakan menerima itu
semua dan berpikir bahwa waria layak dan wajar mendapat stigma seperti
itu.
Teman- teman jika kamu menghargai keberagaman yuk dibaca yah artikel berikut ini. Artikel ini juga
bisa menjadi panduan untuk teman teman waria ketika mendapat ejekan yang
menyatakan bahwa menjadi waria itu penyakit dan menular.
Menurut
WHO (badan kesehatan dunia lembaga PBB) telah mengeluarkan kategori
homosexualitas sebagai penyakit/ gangguan kejiwaan dan homosexualitas
merupakan bagian dari keberagaman orientasi sexual, Alasannya adalah,
bahwa adalah normal bagi seorang homoseksual untuk merasa terganggu
dengan orientasi seksualnya pada saat ia pertama kali menyadari bahwa ia
seorang homoseksual, Oleh karena itu perasaan terganggu yang dirasakan
seorang homoseksual bukanlah sebuah gangguan. Di Negara Indonesia
sendiri, dalam buku Pedoman Penggolongan dan Diagnosis Gangguan Jiwa di
Indonesia edisi II tahun 1983 (PPDGJ II) dan PPDGJ III (1993) pada point
F66 meyebutkan bahwa homoseksualitas bukan suatu gangguan jiwa ataupun
penyakit. PPDGJ II-III oleh Departemen Kesehatan RI ditetapkan sebagai
acuan profesi kesehatan jiwa dan akademisi di seluruh Indonesia.
Nah
kamu sudah tahu kan teman teman informasinya. Jadi jangan menstigma
waria lagi yah dan beranilah untuk memberikan penjelasan kepada mereka
yang mengejek kamu bahwa kamu adalah “Normal”.
Kategori “normal”
dan tidak “normal’ itu tidak di ukur dari orientasi sexual seseorang kan
lovers. Yuk berpikir terbuka dan jangan pernah takut untuk mengakatan
sebuah kebenaran. Good luck yah teman teman. mari kita menhgargai keberagaman. janganlah memandang seseorang dari identitas gender atau orientasi sexualnya tetapi hal hal positif yang ada pada mereka.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar