Bagi banyak remaja, entah remaja secara umum ataupun remaja waria,
terkadang ketika kita ingin memulai untuk keluar rumah, kita tidak
pernah berfikir mengenai kemungkinan terjadinya kekerasan. Betul ? coba
deh dipikir kembali. Mungkin kita akan lebih banyak berpikir hal-hal
yang asik kan ? pergi nonton setiap malam minggu, makan, Have fun.
Pernahkah kita berfikir jika pelecehan dan kekerasan mungkin terjadi
pada kita ? bagaimana dalam konteks remaja waria?
Terkadang
kita tidak menyadari bahwa kita mendapat tindakan kekerasan bahkan
walaupun kita sadar dan mengetahuinya kita seolah acuh dan membiarkan
hal itu karena berpikiran bahwa waria pantas mendapatkan semua itu.
Kekerasan itu bisa saja terjadi dilakukan oleh masyarakat sekitar, teman
sebaya kita, senior kita bahkan pasangan ataupun pelanggan kita, bahkan
kekerasan itu juga bisa dilakukan oleh kita sendiri. Perlu diketahui
bahwa kita mempunyai hak atas diri kita untuk tidak mendapatkan tindakan
kekerasan.
Apa sih bentuk-bentuk kekerasan kalau begitu ? Baik. coba kita identifikasi beberapa bentuk kekerasan ya :
1.Kekerasan/Pelecehan
verbal, seperti memanggil kamu julukan yang kamu tidak nyaman,
mengancam.contoh: ketika kita keluar rumah kita sering dipanggil dengan
julukan ataupun kata kata yang membuat kita tidak nyaman.contoh:
memanggil waria dengan sebutan setan,hantu, dll.
2.Pelecehan secara
emosional dimana kamu dimanipulasi, Mengendalikan perilakukamu, mendikte
setiap tindakan dan hal yang kamu lakukan., membatasi ruanggerak kamu,
lingkup sosial dan komunikasi kamu.contoh dilarang pasangan kamuuntuk
tidak melakukan beberapa hal kesukaan kamu dll.
4.Hubungan Seks
non-konsensual atau secara paksa atau disaat kamu tidak nyaman untuk
melakukannya contoh : pasangan atau pelanggan kamu memaksa berhubungan
sex tanpa kondom padahal kamu tidak nyaman dan takut beresiko.
5.Kekerasan fisik ataupun mengancam dengan fisik.contoh:menampar,menendang dl.
Jadi apa yang harus dilakukan
Kekerasan
yang dialami oleh waria memang lebih rumit untuk dapat diidentifikasi ,
apalagi jika kita memang tidak tau betul apa hak-hak kita sebagai
seorang individu waria. stereotype masyarakat, sikap heteronormatif yang
kadang juga ada dalam diri individu kita membuat semuanya semakin
rumit. Berikut adalah beberapa cara yang kamu dapat lakukan untuk dapat
mencegah ataupun menghentikan kekerasan dalam berpacaran :
1.Berdayakan dirimu dengan mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai Hak kamu terkait dengan Seksualitas yang kamu miliki.
2.Selalu terhubung dengan komunitas dukungan yang tentunya juga memahami betul kita sebagai seorang remaja waria.
3.
Cari tau mengenai tempat dimana kamu bisa mendapat bantuan hukum maupun
psikososial ketika kamu mendapat kekerasan, seperti Lembaga Bantuan
Hukum dan Crisis Center LGBT .

Tidak ada komentar:
Posting Komentar