Rabu, 15 Januari 2014

Konsep Diri dan Body Image Remaja WARIA dengan Terapi Hormon ....

Waria selalu identik dengan kecantikan. Selalu ada saja cara instant yang dilakukan olehwaria agar terlihat cantik dan feminim. Penggunaan hormon menjadi alternatifyang sering di lakukan oleh waria karena berdasarkan pengalaman seniornya yang terlihat cantik setelah melakukan suntik  hormon. Dikarenakan oleh biaya dan kurangnya informasi dari dokter yang berpengalaman, banyak  waria yang menjadi dokter untuk diri sendiridan hanya mengikuti nasehat dari senior atau emak-emakan. Sebagian dari wariameng konsumsi pil KB seperti makan permen. Dengan anggapan bahwa jika mengkonsumsi dalam jumlah banyak maka akan lebih capat terlihat feminim dancantik. Penyuntikan hormon yang  dilakukan dari teman ke teman secara tidak aman dapat memperbesar resiko penularan HIV dan AIDS.
Jenis hormon yang sering dikonsumsi oleh remaja waria adalah:
-         Anti androgen : menghalangi hormon priayang diproduksi oleh tubuh, bahkan jika testis sudah diangkat sekalipun, antiandrogen akan mengurangi tumbuhnya rambut – rambut di bagian wajah dan tubuh.
-         Estrogen : membantu menumbuhkan payudara dan putting menjadi lebih besar
Efek akibat penggunaan hormon yang berlebihan dan tidak sesuai resep dokter:
·        Merusak liver
·        Mood menjadi lebih sensitif
·        Sakit kepala
·        Kegemukan
·        Penuaan dini
·        Kerapuhan tulang
·        Kejenuhan
·        Kebingungan
·        Jerawat dan flek hitam pada kulit
·        Tekanan darah tinggi dan bisamengakibatkan kematian
Perlu diketahui oleh waria remaja bahwa:
-         Efekyang terlihat dari pengkonsumsian hormon membutuhkan waktu lebih dari setahun  dan hormon tidak mengubah struktur tulang, bentuk muka, pinggul,tinggi badan atau ukuran kaki dan tangan
-         Mengkonsumsi hormon dalam bentuk pil lebih aman dari pada suntikan .menyutikan hormon tidak bereaksi lebih cepat dari pil, jadi penyuntikan hormon harus menjadi pilihanterakhir
-         Dosis hormon yang normal adalah:
·        Antiandrogen(spironolactone) 25- 50 Mg dengan dosis dua kali sehari
·        Estrogen(premarine) 1,25 mg- 2,5 Mg dengan dosis sehari sekali

Tidak ada komentar:

Posting Komentar